jump to navigation

Warga Kelurahan Pasar Kota Gunungsitoli Berdelegasi ke DPRD Nias, Tolak pendirian Tower Di Ahe Hilihati 15/04/2008

Posted by Moderator in Berita.
trackback

Gunungsitoli (Fokus Nias)
Warga Ahe Hilihati Kelurahan Pasar Gunungsitoli Kecamatan Gunungsitoli Kabupaten Nias Rabu (9/4) berdelegasi ke DPRD Nias menyampaikan pernyataan sikap menolak pendirian Tower Tipe menara Self Support Tower (SST) yang berlokasi di lereng Bukit di Jln M Hatta (Ahe Hilihati).
Warga yang datang ke DPRD Nias adalah penduduk yang mempunyai rumah di lokasi sekitar tower tersebut dan para delegasi yang datang mulai dari anak kecil, hingga kakek-kakek dan nenek yang lanjut umur.
Delegasi menggelar berbagai spanduk dan poster yang dibawa oleh anak-anak kecil bertuliskan “Ada apa pendirian Tower di Ahe Hiliati…?. Hentikan pendirian tower di Ahe Hiliati. “Kami trauma Gempa, Jangan dirikan Tower dipemukiman padat penduduk, “Penguasa jangan paksakan kehendak dirikan tower, “Bangunlah 1000 (seribu) tower di tempat yang layak. “Kami ingin anak cucu kami sehat dan tidak cacat karena radiasi tower, Jangan bodohi rakyat dengan pendirian Tower, Jangan rusak masa depan kami, Tanah kami labil jangan dirikan tower, “Cabut izin pendirian tower di Ahe Hiliati, “Selamatkan rumah sakit (RSU) dari ancaman tower,” Nias rawan gempa.
Poster anak-anak juga bertuliskan “Jangan bunuh kami, “Tower” kami mau sehat, “Radiasi” kami tak mau idiot, “Tower” kami tak ingin kerdil” “Radiasi” selamatkan kami, “Jauhkanlah dari radiasi, “Kami mau bebas aman dan damai.
Koordinator Delegasi Fondaradodo Nduru menegaskan, warga keberatan dan tidak setuju mendirikan tower di Ahe Hiliati dan meminta kepada Bupati Nias Binahati B Baeha agar mencabut izin pendirian bangunan Tower karena mengganggu keselamatan masyarakat. Dan menurut ketentuan bahwa pendirian tower harus mempunyai jarak dari rumah penduduk sekitar 20 meter, kata Nduru kepada anggota DPRD Nias yang menerima delegasi.
Delegasi tersebut diterima anggota DPRD Nias Orudugo Halawa, Exodius Harefa dan Tema’ua Ndraha.
Selanjutnya Orudugo Halawa mengatakan kalau ini betul direkayasa oleh warga yang tidak bertanggung jawab maka DPRD Nias akan merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Nias untuk membatalkan dan mencabut izin tersebut mengingat keselataman anak dan ibu hamil bagi warga yang berada di sekitar lokasi tower tersebut dan mengingat daerah Nias rawan gempa

Komentar»

1. Gerald halawa - 15/04/2008

Kalau bisa Tower jangan ada dekat pemukiman penduduk karena sangat berbahaya.

dampaknya terhadap manusia sangat tidak bagus.

2. Toro Zalukhu - 16/04/2008

Setuju. jangan ada tower di dekat pemukiman


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: