jump to navigation

Ombak Besar Ancam Pelayaran Sibolga-Nias 26/04/2008

Posted by Moderator in Berita.
trackback
*Adpel Tak Keluarkan Izin Berlayar 
 SIBOLGA, WASPADA Online

Petugas Lalu Lintas Laut Adpel Sibolga mengingatkan para pemilik maupun perusahaan pelayaran berhati-hati dan tetap waspada jika menempuh rute Sibolga-Nias, mengingat gelombang dan ombak besar setinggi 3-4 meter dalam dua hari terakhir melanda perairan tersebut.

“Gelombang dan ombak besar saat ini cukup tinggi mencapai 3 sampai 4 meter. Menurut data BMG bukan saja mengancam jalur laut Sibolga-Nias namun secara keseluruhan pantai barat Sumatera Utara,” kata petugas Lalu Lintas Laut Adpel Sibolga Bresman Sirait kepada Waspada di Sibolga, Jumat (25/4).

Menurut Sirait, dalam dua hari ini kapal-kapal cepat yang melayani pelayaran Sibolga-G.Sitoli Nias terpaksa kembali ke Sibolga, karena tidak mampu menembus ombak yang besar. Hanya kapal-kapal besar milik ASDP yang masih mampu menembus besarnya ombak, namun apabila berangkat dari Sibolga yang seharusnya tiba keesokan harinya pukul 06.00 di G.Sitoli Nias terpaksa tiba pukul 12.00 di Nias, karena kapal-kapal itu terpaksa berlayar pelan dan berhati-hati.

Kata Sirait, pihak Adpel Sibolga tidak mengeluarkan izin berlayar kalau memang cuaca tidak memungkinkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dia menambahkan,jika terjadi gelombang besar, kapal-kapal ikan biasanya berlindung di pulau-pulau. Menurut pantauan Waspada di Pelabuhan Samudera Sibolga, saat ini banyak kapal yang bersandar karena tidak berani berlayar.

Gelombang Setinggi 4 Meter Landa Pantai Barat, Sejumlah Kapal Gagal Berangkat

Akibat badai dan gelombang tinggi 1,5 – 4.0 meter melanda perairan pantai barat, menyebabkan ratusan penumpang kapal cepat (jumbo jet) dan kayu terlantar atau gagal berangkat dari pelabuhan Sibolga menuju Gunung Sitoli (Nias) dan sebaliknya.

Kondisi cuaca buruk tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari belakangan ini, sehingga seluruh kapal penumpang jenis jumbo jet maupun kayu terpaksa bersandar di pelabuhan dan akan beroperasi kembali setelah kondisi cuaca normal.

Pihak manajemen perusahaan Surya Gemilang Jaya 17 melalui Kepala Operasional Reynold Simamora kepada Waspada kemarin membenarkan cuaca buruk itu. Bahkan ada kapal yang sudah berangkat di tengah laut terpaksa kembali ke pelabuhan akibat tingginya gelombang.

Akibatnya gelombang tinggi tersebut katanya pihak perusahaan terpaksa urung memberangkatkan kapal jumbo jet Surya Gemilang Jaya yang berpenumpang 90 yang seharusnya berangkat pagi kemarin (Kamis 24/4).

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: